You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa BANYUROTO
Logo Desa BANYUROTO
BANYUROTO

Kec. NANGGULAN, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE KALURAHAN BANYUROTO

Bank Sampah Himagen Sebagai Upaya Kesehatan Mental

KAWIT MUJIANA 23 Desember 2020 Dibaca 1 Kali

Pandemi Covid-19 merupakan sebuah epidemi yang telah menyebar ke 

berbagai benua dan negara termasuk Indonesia. Sudah hampir setengah tahun 

Indonesia dilanda pandemi ini. Sejak awal kasus pada bulan Maret 2020 hingga 

saat ini September 2020 terus terjadi peningkatan jumlah kasus. Adanya pandemi 

covid-19 tersebut memberikan dampak di berbagai sektor kehidupan masyarakat, 

baik dalam sektor ekonomi, pendidikan, ketenagakerjaan, pariwisata, sosial, dan 

kesehatan. Hingga saat ini vaksin untuk covid-19 masih dikembangkan, sehingga 

masyarakat dituntut untuk beraktivitas menyesuaikan dengan protokol kesehatan 

diantaranya yaitu penerapan 3 M yakni Mencuci tangan, Memakai masker, dan 

Menjaga jarak.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pandemi covid-19 bukan 

hanya mengancam kesehatan masyarakat secara fisik saja, namun juga secara 

mental. Kesehatan mental menjadi salah satu dampak yang mengancam 

masyarakat selama pandemi covid-19 berlangsung. Gangguan kesehatan mental 

yang terjadi selama pandemi disebabkan karena masyarakat dikelilingi oleh 

kematian, kecemasan, isolasi, berita-berita negatif, dan kekhawatiran akibat 

adanya pandemi covid yang membuat masyarakat menjadi cemas akan dirinya 

sendiri, keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya. Selain itu, juga adanya 

penerapan karantina wilayah (lock down) yang membuat orang menjadi takut 

akan kehilangan pekerjaan, pendapatan, dan sumber daya untuk bertahan. 

Ketakutan tersebut kemudian menjalar pada gangguan kecemasan atau anxiety 

dan serangan panik atau panic attack.

Bagi sebagian orang, rasa stres dan cemas dalam menghadapi pandemi 

covid-19 dapat mengganggu kesehatan mental. Terlebih, apabila sebelumnya 

seseorang memiliki riwayat gangguan kecemasan, depresi, serangan panik, atau 

gangguan obsesif kompulsif. Peningkatan jumlah orang dengan masalah 

kesehatan mental setelah adanya covid-19 belum terekam jelas di Indonesia. Data 

tentang orang yang mengalami gangguan kesehatan mental akibat adanya 

pandemi covid-19 juga belum terpetakan menjadi basis membuat kebijakan. 

Sedangkan di beberapa negara lain sudah mengukur dampak covid-19 terhadap 

kesehatan mental rakyatnya. 

Salah satu upaya yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat guna 

menjaga kesehatan mental adalah dengan melakukan pemberdayaan lingkungan.

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan