You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa BANYUROTO
Logo Desa BANYUROTO
BANYUROTO

Kec. NANGGULAN, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE KALURAHAN BANYUROTO

Melalui Ikan Lele Bersama Membangun Wirausaha

SUDALJA 07 Desember 2022 Dibaca 1.721 Kali
Melalui Ikan Lele Bersama Membangun Wirausaha

Banyuroto, Senin 5/12/2022 Pelatihan Pengolahan makanan berbahan baku  Ikan Lele menjadi tema pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kalurahan Banyuroto yang melibatkan perwakilan dari ibu-ibu PKK, dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi suatu produk, ikan tersebut dapat dibuat menjadi produk olahan sehingga memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingankan dengan ikan mentah, pelatihan pengolahan ikan lele ini untuk meningkatkan potensi perekonomian Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan.  Acara ini dihadiri kurang lebih 32 orang peserta, nampak antusias dan semangat dari ibu-ibu menyimak acara dari mulai acara hingga acara selesai. Narasumber dalam acara ini mendatangkan pemilik/owner dari Tahu Bakso Aremania/Ayam Presto Mbah Tedjoku yaitu Ibu Erni, Ibu Erni menjelaskan bahwa ikan lele dapat menjadi jalan alternatif menu untuk keluarga, tak hanya digoreng maupun dibakar ikan lele ternyata dapat diolah menjadi bakso, nugget maupun lele crispy.

Dalam kesempatan ini tak hanya dibekali materi saja akan tetapi praktik cara membuat/mengolah ikan lelenya dan kemudian para peserta nantinya dibekali benih ikan lele yang nantinya bisa dibudidaya sendiri kemudian bisa menjadi jalan alternatif membuka jalan wirausaha. Sekilas dari hasil pelatihan pengolahan ikan lele tersebut antara lain Ikan lele segar yang berukuran besar (8 ekor/kg) direndam dalam air es selama kurang lebih 15 menit setelah itu dilakukan penyayatan bagian pangkal kepala hingga darah mengalir keluar. Pemisahan daging dengan kulit dilakukan untuk mendapatkan fillet ikan lele yang akan digiling sebagai bahan utama pembuatan bakso. Fillet yang diperoleh kemudian direndam pada perasan jeruk untuk mengurangi aroma amis.

Langkah berikutnya adalah penggilingan daging menggunakan penggiling daging dari bahan stainless steel (upaya introduksi teknologi tepat guna yang dilakukan tim pengabdian kepada masyarakat)sehingga lebih higienis. Penggilingan fillet daging lele dilakukan bersamaan dengan bahan lain yaitu bumbu dan tepung tapioca yang berfungsi memperbaiki tekstur bakso ikan lele. Setelah terbentuk adonan bakso, langkah terakhir dilakukan perebusan hingga bakso mengambang di permukaan panci (sekitar 5-10 menit).

Manfaat dalam kegiatan ini adalah peserta pelatihan pengolahan lele dapat menerapkan ilmu yang sudah didapat dengan membuka usaha pengolahan lele yang dikembangkan sebagai kegiatan home industri dengan memanfaatkan tenaga kerja disekitar lingkungan sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran di desa tersebut dan menambah penghasilan para pemilik usaha maupun pekerjanya. Usaha ini juga dapat membantu memajukan pengembangan desa dengan pemanfaatan komoditi lokal yang ada.

 

---ve

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan